Thursday, November 22, 2012
Maafkan aku ma.. pa... ☹
Aku tahu ini sebuah pilihan yang sulit, dimana aku harus memlilih meninggalkan dia demi ibuku, atau mempertahankannya walaupun harus berpura-pura tidak berhubungan lagi. Ya allah, mengapa cobaan yang engkau berikan kepadaku saat ini begitu berat. Aku di caci, di maki, di hina, di pukul hingga hati ini benar-benar merasakan sakitnya yang mendalam, aku ikhlas menerima ini ya allah aku ikhlas jika memang ini adalah ujian untuk kisah cinta kami. Aku telah sampai di titik kepasrahan, titik ketidak sanggupan tapi aku butuh dia tuhan, aku butuh dia untuk selalu mendampingkiku apapun keadaanya. Mungkin saat ini aku bisa dianggap sebagai anak yang durhaka, anak yang tidak menuruti kemauan orang tuanya, anak yang pembangkang ampuni aku tuhan, ampuni segala kesalahan dan kekhilafanku. Bukakan lah pintu kedua orantua ku untuk menerimanya menjadi pendamping ku, calon masa depanku, calon imam, dan calon ayah untuk anak-anakku. Meskipun ini sangat berat untuk mereka terima, tapi aku percaya semua ini akan indah pada waktunya. Semoga setelah aku lulus kuliah dan bekerja nanti, setelah dia lulus kuliah dan sukses dalam pekerjaannya tentunya setelah dia membahagiakan keluarganya mama-papa mau menerima dengan hati yang tulus, dengan ikhlas dan dengan kesenangan hati, amin ya rabbal alamin. Aku mencintai dan menyayangi kalian tulus dari hatiku yang paling dalam ini : mama, papa dan kamu tentunya :') dan buat kamu selalu semangat ya sayang, semangat kerjanya, semangat kuliahnya dan semangat menabungnya ☺ aku akan selalu ada disini, dihati kamu kemarin, hari ini, besok, lusa dan selamanya. Ailafyu and Aimisyu sayaaaang:*({})
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment