Teruntuk Pacar gue yang super duper rusuh,
Imam dalam hidupku kelak.
Kamu adalah penerang bagi gelapnya jiwa-jiwaku
Kamu adalah peneduh bagi panasnya hatiku
Kamu semacam taman indah yang terhampar luas dihadapan mataku
Cinta yang kamu suguhkan terlalu aku sukai
Hingga membuatku tak memikirkan cinta lain yang menggoda diluar sana
Maafkan aku jika belum mampu menjadi yang kamu inginkan
Tapi perlu kamu ketahui,
Bahwa aku memiliki kesungguhan untuk menjadi lebih baik
Untuk diriku sendiri dan engkau tentunya.
Ketika kamu memintaku untuk menjadi istriku,
Taukah kamu?
Bahwa jantungku berdebar melebihi apapun.
Bahwa wajahku merona tak seperti biasanya.
Bahwa aku merasa bahagia, Yak. Rasa bahagia yang tak pernah aku dapatkan.
Aku berharap kamu serius dengan segala ucapanmu itu
Aku berharap kamu akan menjagaku dengan segala kesungguhanmu
Menyayangiku dengan seluruh perasaanmu
Dan tak akan menyakitiku atau membuatku perih tercabik.
Ailafyu...
Aku yang menerima kamu menjadi suamiku kelak.
♥♥
No comments:
Post a Comment