Aku mencintaimu dengan tidak berpengetahuan, sebab kamu adalah segala keingintahuan.
Serupa hujan yang tak pernah tahu, siapa yang akan memeluknya ketika dia bejatuhan.
Semacam cermin kelam yang takkan tahu, bayangan apa yang akan dia genggam.
Aku mencintaimu dengan kebimbangan, sebab kamupun tak akan sanggup memilih hujan yang akan kamy peluk atau aku yang ingin kamu kecup.
Aku mencintaimu dengan kesepian, sebab kamulah keriuhan pembunuh kenangan.
Seperti doa-doa para Nabi, penuh takjub dalam menghapus kesedihan.
No comments:
Post a Comment