Positif nya :
- Terhindar dari zina, ya lebih baik saat memang sudah mampu fisik dan mental langsung nikah aja, daripada mendekati zina. Nikah muda tentu aja benar-benar menghidari zina, dan ini sangat baik menurut gue sih.
- Bisa ngeliat perkembangan anaknya sampai besar, karena dengan nikah muda berarti umur kita dan anak kita perbedaannya nggak terlalu jauh, paling nggak 20 tahun lah ya haha :p
- Banyak pahala yang didapat saat menjadi seorang isteri ataupun suami. Nikah kan juga termasuk salah satu bentuk ibadah kepada Allah kan? ☺
- Waktu gue ke gramedia gue liat beberapa judul buku tentang istimewanya nikah, dan salah satunya yang bikin gue pengen makin cepet nikah ada yang judulnya gini "Masuk Surga Lebih Mudah Dengan Menikah" hmmm haha
- Mengurangi sedikit beban orang tua, iya tau anak emang bukan lah beban buat orangtuanya tapi saat sang calon suami selesai mengucapkan 'Ijab Qobul' tanggung jawab kita sepenuhnya sudah berpindah ke seorang suami tidak dengan orangtua kita lagi bukan? Seperti kata guru gue "Kalo sudah menikahi anak permpuan, rasanya lega pastinya"
- Dan masih banyak alasan-alasan terbaik lainnya yang nggak bisa gue jabarin lebih detail lagi disini hehe
- Fokus utama ya kalau bisa sama urusan rumah tangga. Karir, kesenangan, hobby bakalan terkikis porsinya saat menikah, terutama saat si kecil hadir.
- Buat perempuan yang menikah terlalu muda, kurang baik. Soalnya gue pernah baca penelitian berhubungan dan melahirkan terlalu muda itu kurang baik karena masih ada organ tubuh terutama daerah perempuan yang belum matang.
- Banyak kantor yang memberi persyaratan ketika bekerja harus berstatus "single"
- Nggak bisa sebebas saat masih single, kalau saat single kita masih bisa jalan kesana kesini, nongkrong, atau sekedar hangout bareng teman, tapi tergantung sama suami masing-masing juga mungkin yaa.
- Saat berstatus sebagai 'Istri' walau masih muda pasti akan ngerasa lebih tua dibandingkan dengan teman yang seumuran tapi masih single, entah naluri atau gimana tapi yang jelas pemikirannya akan jauh kedepan dan mikirin apa yang mungkin saat berstatus single belum terpikirkan.
Dan ini ada beberapa pesan dari orang-orang terdekat gue.
Mamanya Rival : Cari pasangan itu yang bisa diajak ngobrol, diajak diskusi bareng. Karena nanti kalo nikah mau ngobrol sama siapa lagi, masalah rumah tangga kita.
Mamanya Vira : Cari pasangan jangan cuma dari yang agamanya bagus, keliatannya soleh. Tapi lihat gimana dia menyelesaikan masalah, dewasakah dia? Jangan cuma rajin ibadah, tapi kalo marah atau ada masalah lempar-lempar barang, main tangan, dan berkata kasar. (Naudzubillah)
and This from ma lovely Mom : Setiap orang butuh jarak, nggak semua hal perlu diceritain sama pasangan privacy harus tetap ada, agar tetap terjadi keharmonisan keluarga. Selain itu nyokap gue juga pernah bilang, sebagai wanita kita harus mandiri. jangan bergantung dari uang suami, kita nggak tau bakal dapet suami macem apa. Jadi secara finansial kita harus mampu membiayai hidup kita sendiri agar tetap bisa ambil keputusan sendiri dan membantu suami saat suami jatuh.
So, sudah siapkah kalian untuk menikah muda? hahaha
No comments:
Post a Comment