Aku membutuhkanmu.
Kau terasa tepat untukku. Pelukanmu serasi dengan hangat tubuhku. Dan
setiap bagian dari diriku sudah terlalu terbiasa dengan
kehadiranmu dengan suaramu, dengan sentuhanmu, dengan aroma khas
tubuhmu. Dengan debaran yang terdengar seperti ketukan bermelodi saat
kau menatapku penuh perhatian seperti itu.
Aku membutuhkanmu.
Ya cinta, ya waktumu. Dan kau sudah melihat jujur dan juga munafikku.
Bahkan, di saat aku begitu yakin kau akan meninggalkanku, kau hanya
menertawakan kecurigaanku dan merangkul bahuku. Sungguh heran, setelah
sekian tahun pun, kau masih bertahan di sini, bersamaku.
Aku membutuhkanmu dan... aku mencintaimu.
No comments:
Post a Comment