Ya, aku mencoba untuk mengerti akan dia. Seperti kata ayah
ku, zaman ku dan zamannya sangatlah berbeda. Tapi apa sulit baginya untuk
mencoba mengerti aku saat ini, di zaman yang sangat amat berbeda dengan
zamannya? Mom please, this is my choice come on you must believe me, I promise
I’ll be better. But, I want you to understand me, understand my life. Ya I
know, you too much love me tapi nggak seperti ini caranya. De selalu berusaha
buat nurut apa yang mamah dan papah bilang. Buat punya pacar aja de nggak boleh,
atau jangan-jangan de nantinya nggak akan di izinin menikah gitu? Punya suami?
Punya anak? Mamah mau ngebiarin anaknya jadi perawan tua yang selalu takut buat
jatuh cinta iya gitu? Maaa, dia pria baik-baik, karna dia semua perubahan baik
di diri de itu ada. Apa salahnya sih mencoba percaya dengan apa yang udah jadi
keputusan de? Kalau mamah terus-terus-an seperti ini, mengekang de jangan
salahkan de kalu de balik ke de yang dulu, yang selal keluar malam, nggak
pernah dengerin apa kata mamah dan papah lagi. Walapun de yakin, hal itu nggak
akan mungkin terjadi lagi karna ada dia yang selalu mengingatkan de untuk
selalu berada dijalan ini. And I know, I must to be stronger I believe I can.
Thanks for still loving me yang, tetap jadi lo yang gue kenal yaa apapun
masalah yang kita punya saat ini kita mesti bisa hadapi sama-sama J
Gue sayang lo{}
No comments:
Post a Comment