Tuesday, August 7, 2012

Kita Untuk Selamanya

Terduduk, terdiam dan menangis saat aku tak sengaja mendengarkan sebuah lagu yang mengingatkan ku akan masa indah putih-abu sebuah lagu yang mengingatkan aku akan kebersamaan bersama sahabat-sahabat terbaik. Varra, anita, dede, tika, aji, seno, lucky, eka, clara, tian, meta, davi, dan kakak fahri :p genk 'Sahabat Ipa' yang tak pernah fokus kalau mata pelajaran matematika sedang berlangsung, selalu mengikuti gue untuk jajan yang super hemat, terima gue apa adanya dan pastinya selalu ada buat gue kapanpun itu. 
Masih inget kan pasti saat gue minta kalian buat nggak pulang dulu waktu acara perpisahan itu? Kita sama-sama pergi ke rumah pohon berpelukan, saling meminta maaf, dan menyanyikan sebuah lagu kenangan "Kita Untuk Selamanya"

Detak detik tirai mulai menutup panggung
Tanda skenario baru mulai diusung
Lembaran kertas barupun terbuka
Tinggalkan yang lama, biarkan sang pena berlaga

Kita pernah sebut itu kenangan tempo dulu
pernah juga hilang atau takkan pernah berlalu
masa jaya putih biru atau abu-abu 
memori crita cinta aku, dia dan kamu
Saat dia masuki alam pikiran
Ilmu bumi dan sekitarnya jadi kudapan
Cinta masa sekolah yang pernah terjadi
That was the moment a part of sweet memory

Kita membumi, melangkah berdua
Kita ciptakan hangat sebuah cerita
Mulai dewasa, cemburu dan bungah
Finally now, its our time to make a history
Bergegaslah kawan tuk sambut masa depan
Tetap berpegang tangan, saling berpelukan
Berikan senyuman tuk sebuah perpisahan 
Kenanglah sahabat kita untuk slamanya.

Satu alasan kenapa kau kurekam dalam memori
Satu cerita teringat didalam hati
Karena kau berharga dalam hidupku, teman
Untuk satu pijakan menuju masa depan
  
Saat duka bersama, tawa bersama
Berpacu dalam prestasi hal yang biasa
Satu persatu memori terekam
Didalam api semangat yang tak mudah padam

Kuyakin kau pasti sama dengan diriku
Pernah berharap agar waktu ini tak berlalu
Kawan kau tahu, kawan kau tahu kan
Beri pupuk terbaik untuk bunga yang kau simpan
  
Bergegaslah kawan tuk sambut masa depan
Tetap berpegang tangan dan saling berpelukan
Berikan senyuman tuk sebuah perpisahan
Kenanglah sahabat kita untuk selamanya.....

Jujur perasaan rindu gue ke kalian tuh udah mendalam banget kangen sama semua yang udah kita lakuin bareng-bareng, kangen saat ngerjain Mang Usup yang lagi serius nyapu, tertawa terbahak saat Pak Latief yang bicara gugup saat berhadapan sama gue dan kangen punya ketua kelas yang sok ganteng, sok pinter dan sok keren itu tapi emang bener semua sih ya haha apa kabarnya kakak fahri? Maih berniat buat jadi dheia-is-me kah? :p I miss you all{}

No comments:

Post a Comment